berbagi kemesraan tentang keanekaragaman budaya Nusantara

Wolokota

Oleh : Ludger S


Mari berkunjung ke Kampung Wologai

“Kopo tau gao kasa tau nggengge, tau dai singi enga langi” itulah Wolokota.  Toko muda Wolokota Yohanis Kaki (kunjungi facebooknya) mengungkapkan sepenggal cerita astafet dari leluhurnya. Anis sapaan kesehariannya yang juga sebagai guru pada SDK Wologai, mengatakan sejak beberapa tahun silam, Wolokota tidak melaksanakan “nggua” atau seremonial adat. 
Wolokota merupakan bagian dari Wologai. Spirit keberadaan “Kopo tau gao kasa tau nggengge, tau dai singi enga langi” bermakna menjaga batas ulayat Wologai. Kopo berarti lingkaran, kasa berarti pagar. Kopo kasa berarti lingkaran yang diberi pagar. Ungkapan Kopo Kasa bermakna menerima hak atas batas lokasi tanah ulayat dengan batas yang telah ditentukan. Kopo Kasa masih memiliki tanggungjawab tertentu kepada pemberi hak. 


Apa makna “tau dai singi enga langi”? Singi berarti pinggir, langi berarti batas. Tau dai singi enga langi bermakna untuk menjaga pinggir (singi) tanah ulayat yang berbatasan langsung dengan ulayat lainnya. Masing – masing batas tanah ulayat diberikan kepada Kopo Kasa yang berbeda. 

Anka Santun
Wolokota mempunyai satu Rumah Utama (Sa’o Ria/nggua) dan dua sa’o nai pare (rumah yang berfungsi mengumpulkan pare/beras dari anggota keluarganya sebelum diantar ke rumah utama). Mempunyai “kuwu” (menyerupai keda”), mempunyai “tubu dan seka”. 
Beberapa generasi penerus Wolokota secara terbuka mengatakan ingin melaksanakan kembali seremonial adat warisan leluhurnya. 
Toko muda lainnya, Marselinus Minggu mengungkapkan hal yang sama. Mereka semua merindukan nua "Wolokota"  kembali dengan sebutan, bebu ngere mbiri seru, kea ngere weka nuka”. 


Saya salut dengan semangat mereka. Harapannya segera terlaksana apa yang mereka rindukan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Informasi Covid-19

Total Tayangan Halaman

Popular

Facebook

Gerunion Creator

Wikipedia

Hasil penelusuran

Adsense

Recent Posts

Pepatah Lio

  • Ni Sariphi Tau Wini, Tuke Sawole ngara du nggonde.
  • Lowo Jawu Ae Ngenda.
  • Ndange Beke dan Ngenda Beke.